Dear Rabb,
Apa kabar Tuhan? Di pagi yang belum turun ini, kembali kusapa Engkau. Berharap, tak Kau turunkan pagi tanpa cinta di dalamnya, juga rahmat dan keselamatan yang mengiringinya untuk kutitipkan buat Cahayaku sebelum jahilnya dunia membuat ia terjaga.
Tuhan, aku tak tahu bagaimana lagi harus memohon kepadaMu. Mungkin aku memang sudah tak pantas lagi untuk menerima semua limpahan kasihMu. Namun, tak bisakah sedetik saja Kau jagakan ia untukku? Bukankah ia masih pantas untuk menerima setitik cinta dariMu? Lalu mengapa Kau biarkan para pendosa itu mengganggu ketentraman hidupnya?
Tuhan, aku sungguh tak benar-benar mengerti, bagaimana Kau mengarahkan alur-alur takdir. Namun aku tak peduli duhai Tuhanku. Bawalah lorong takdirku ke jalan mana saja yang Engkau kehendaki, namun kembalikan semua kebahagiaan yang telah terenggut dari Cahayaku. Bukankah mudah saja bagiMu untuk membolak-balikkan kehidupan ini sebagaimana Kau memasukkan siang ke dalam malam, menyelipkan hujan di sela kemarau, dan menciptakan hidup setelah kematian?
Tuhan, ambillah kembali semua cinta, kasih dan rahmatMu dariku. Namun, berikanlah itu semua kepada Cahayaku. Karena sungguh, seperti yang pernah kukatakan kepadaMu, takkan sanggup ku lanjutkan hidup ini tanpa dia, cahaya yang takkan pernah padam di hatiku.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
