Showing posts with label Sahabat. Show all posts
Showing posts with label Sahabat. Show all posts
Wednesday, 3 November 2010 | By: Nathan

Cassiopeia

"Aku selalu menyukai bintang itu,
Empat cahaya dengan sejuta pesona"
Ucapmu, tiap kali kau hadapkan wajahmu ke langit utara

"Mengapa tak kau sentuh saja ia
Menunjuk satu cahaya dengan jemarimu"?
Tanyaku waktu itu

Dan kau pun terdiam
Lamat-lamat kudengar kau menggumam
Namun entah apa,
Tak sedikit pun kudengar desahnya

Dan kini, aku tlah berdiri
Tepat di bawah bintang yang selalu kau suka itu
Maka maukah kugenggamkan ia untukmu?
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Friday, 15 October 2010 | By: Nathan

Cemara


Cemara,
Goyah terhembus angin utara
Setelah sekian warsa
Terbendung kemarau masa

Cemara,
Akhirnya rela
Melepas peluk erat tangkainya
Pada daun-daun tua
Yang tengah dilanda rindu
Akan belaian tanah berdebu

Cemara,
Akankah kau melepaskan
Semua dedaunan itu dengan penuh kerelaan
Meski kan kau jatuhkan
Sejuta putik penyesalan?

Cemara,
Andai masa tak pernah bertingkah,
Andai angin tak pernah berubah arah,
Apakah kau kan menjawabnya?

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Sunday, 10 October 2010 | By: Nathan

Sebuah Tanya Di Hati Luna


Kembali tanya itu kau dengungkan
Mengembun di helai lisanmu
Seakan tak percaya, kau pertanyakan
Tentang takdir yang menderamu

Dengarlah Luna…
Akankah semua putik berbunga
Bila musim gugur akhirnya tiba?
Akankah semua kuncup mekar
Bila angin terik membakar?

Percayalah padaku Luna…
Seperti jingga pada senja
Sesungguhnya kan selalu ada cinta yang tersisa
Walau semua rasa yang kau punya
Tergerus oleh acuhnya masa

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Saturday, 25 September 2010 | By: Nathan

MAAF


Hitam belum jua melangkah
Meninggalkan pagi yang berselubung merah
Ketika ku sadari bahwa dunia
Menjadi lebih indah dari biasanya

Hari ini, untuk tiap helai nafasku
Ingin ku katakan kepadamu
Maaf…
Untuk tiap debu khilaf yang mengotori hati
Dan bilah-bilah dusta yang melukai

Kan ku ukir sejuta maaf di tiap helai warna pelangi
Yang t’lah terlukis di kaki langit hati
Kan ku biarkan jemari langit mendekapnya
Hingga takkan pernah waktu memudarkannya

Dedicated to my entire virtual mates, yang udah gak pernah Q kunjungi lagi. Maaf, untuk kesekiankalinya dunia telah membuatku berpaling. I wish we could keep on being friend after this long disconnection....

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Sunday, 18 July 2010 | By: Nathan

BAIT-BAIT PERSAHABATAN


(Sebuah Hadiah Persahabatan Dari Diana Wardani )
Menikmati bait-bait dari nada-nada hurufmu yang kian berdenting
Membawa segenap pikiranku melayang
Menyusup di kedalaman jiwamu

Berseri bersama cahayamu
Namun akhirnya bersedih karena cahayamu
Ada getar-getar memendam rasa terindah
Ada rindu
Ada cinta
Ada luka
Ada sepi
Ada kecewa
Ada jenuh
Ada bahagia
Semua silih berganti karena cahaya di hatimu

Aku ingin kau temukan cahaya lain yang sejati di hatimu
Yang mampu mengusir sepimu, jenuhmu, dan rindumu
Membunuh galaumu
Mampu membuatmu tertawa berderai di setulus-tulusnya tawamu

Tersenyum penuh makna dengan manjamu yang khas pada cahayamu, di mana kau bisa dengan leluasa menikmati jemari kehangatannya saat kau bersandar di hatinya
Cahaya yang sebentar lagi luruh di hatimu
Kan mendaratkan cinta tulusnya hanya buatmu

Mengecup luka hatimu dengan santun
Dia mampu membuatmu menangis terharu karena kehadirannya yang tulus...

Semoga....!!

ini butiran-butiran huruf yang terangkaikan buatmu...

Untuk sahabatku, Diana Wardani yang bait-bait cahayanya kembali menyinari kelam di kedalaman hati…

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO