Friday, 1 October 2010 | By: Nathan

Fragile

Setitik salju menoktah di kemarau hati
ketika kau alunkan kata itu dalam sepi
Dan seketika bahagiaku membuncah
Dalam biru yang nyaris memecah

Tahukah kau, pagi ini
Ketika mentari belum menyapa pagi
Telah kulantunkan namamu jutaan kali?
Tahukah kau, pagi ini
ketika embun menitikkan haru
Telah kupenuhkan benakku dengan wajahmu?

Cahaya, sesungguhnya aku takut
Jika esok, nafas ini tak lagi mendesahkan namamu
Jika esok, mentari tak lagi mampu sentuhkan hangatmu
Aku takut, Cahaya,
Sungguh...
Aku takut kehilanganmu

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Thursday, 30 September 2010 | By: Nathan

HENING

Kembali bahtera hati ini kukayuh
Perlahan lalui gemulung rasa yang gemuruh
Walau layar yang kini terkembang penuh
Pun akhirnya kan luruh

Seribu rasa berdenyut di kedalaman hati
Ketika akhirnya bayangmu kukenangkan
Ada cinta yang berbisik mesra
Ada rindu yang berdenting syahdu
Ada bahagia yang menyusupi relung jiwa
Namun ternyata juga ada sakit yang melukai suka
Ada sepi yang membunuh hati
Atau kecwa yang mendekap tawa

Akh...
Lagi-lagi lamun itu menyesatkanku
Tuhan...
Masih akankah untukku Kau bukakan pintu Mu
Bila akhirnya cinta ini kan sepenuhnya kuserahkan pada Mu?Di
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Wednesday, 29 September 2010 | By: Nathan

Adiós


Apa kabar, mawar kecilku?
Adakah ilalang itu melukakanmu?
Tenanglah, usah kau risau
Biarkan duri itu menjagamu
Dan tak usah kau menunggu
Dalam harapmu, sentuhanku
Karena, mawar kecilku,
Kini jemariku telah mampu
Menggenggam tanpa semerbakmu

Dengarlah, mawar kecilku
Aku mengenal duri itu
Hingga tak sanggup kupatahkan ia demi egoku
Kini biarlah kumelepasmu
Bersama duri itu
Yang kan selalu menjagamu
Dari jahilnya waktu…

Mawar kecilku, tak akan pernah kusemaikan mawar lain di taman hati ini....

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO