Friday, 15 October 2010 | By: Nathan

Cemara


Cemara,
Goyah terhembus angin utara
Setelah sekian warsa
Terbendung kemarau masa

Cemara,
Akhirnya rela
Melepas peluk erat tangkainya
Pada daun-daun tua
Yang tengah dilanda rindu
Akan belaian tanah berdebu

Cemara,
Akankah kau melepaskan
Semua dedaunan itu dengan penuh kerelaan
Meski kan kau jatuhkan
Sejuta putik penyesalan?

Cemara,
Andai masa tak pernah bertingkah,
Andai angin tak pernah berubah arah,
Apakah kau kan menjawabnya?

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Monday, 11 October 2010 | By: Nathan

Sssttt...!!!


Lama aku terdiam,
Sedang sejak tadi, kelam
Telah menurunkan malam

Terdiam, aku masih
Sedang kelam mulai letih
Dan mata malam mulai perih

Mengekal dalam diamku
Sedang kelam telah beku
Dan malam terbujur kaku

Diam…
Membunuh kelam…
Tandaskan malam…

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Sunday, 10 October 2010 | By: Nathan

Sebuah Tanya Di Hati Luna


Kembali tanya itu kau dengungkan
Mengembun di helai lisanmu
Seakan tak percaya, kau pertanyakan
Tentang takdir yang menderamu

Dengarlah Luna…
Akankah semua putik berbunga
Bila musim gugur akhirnya tiba?
Akankah semua kuncup mekar
Bila angin terik membakar?

Percayalah padaku Luna…
Seperti jingga pada senja
Sesungguhnya kan selalu ada cinta yang tersisa
Walau semua rasa yang kau punya
Tergerus oleh acuhnya masa

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO